| GT Cikampek Satu Arah |
|
| Kamis, 25 September 2008 - 10:46:42 \W\I\B | |
Warta Kota (16/9): Dalam mempersiapkan arus mudik Lebaran tanun ini, PT Jasa Marga menyusun rencana operasi pelayanan di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Sebagai skenario utama, Gerbang Tol (GT) Cikampek akan dioperasikan satu arah pada H-4 (Sabtu, 27/9) sampai dengan H+1 (rabu, 1/10). ”Sejak 2001 kami melakukan pengalihan lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek. Tujuannya untuk mengurangi volume kendaraan yang akan keluar di Cikampek,” ucap Aan Sanaf, Kepala Divisi Manajemen Operasi PT Jasa Marga, yang ditemui Warta Kota pekan lalu.Volume kendaraan yang akan melintas di Jalan tol Jakarta-Cikampek (meliputi 12 gerbang tol utama) tahun ini diperkirakan naik 9,55 persen dibanding tahun 2007. Tahun 2008 ini diperkirakan 2.017.693 mobil melintas di jalan tol itu. ”Polisi yang akan menentukan kapan harus dibuka dan ditutup. Kami hanya sebagai pelaksana di lapangan,” ucap Aan. Sesuai skenario, jika terjadi antrean panjang di GT Cikampek maka pengaturan lalu lintas yang dilakukan meliputi tiga cara. Pertama, GT Cikampek dioperasikan maksimum 16 gardu exit. Kedua, seperti sedan, minibus, dan sejenisnya yang menuju pantura melalui GT Cikampek. Ketiga, bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP), truk, serta angkutan umum menuju jalur pantura melalui GT Kahuripan Utara (keluar di Dawuan). Jika terjadi antrean panjang (2 km) di GT Cikampek sampai Km 70, maka akan diberlakukan lalu lintas satu arah dari Km 69 menuju GT Cikampek. Bus AKAP./truk dan angkutan penumpang dialihkan melalui GT Kahuripan Utara.Kendaraan dari arah jalur pantai utara (pantura) menuju ke Jakarta, tidak masuk melalui GT Cikampek, tapi dialihkan melalui kawasan Kota Bukit Indah dan masuk menuju Jakarta melalui GT Kalihurip Selatan. PT Jasa Marga juga menyusun rencana operasi pengaturan lalu lintas di wilayah Cikunir dan sekitarnya., untuk mengantisipasi lonjakan volume lalu lintas dari ruas Jakarta Outer Ring Road (JORR) menuju Cikampek, dioperasikan tiga gardu satelit di GT Cikunir V, sehingga total gardu operasi empat gardu. Apabila panjang antrean di GT Cikunir V mencapai 1 km antara arah Cawang/Cikampek dan Cakung, maka antrean kendaraan di belakangnya akan diberi leaflet itu berisi informasi bahwa pengguna jalan tol yang akan menuju Cikampek diarahkan keluar di off ramp Kalimalang dan masuk lagi di GT Kalimalang II. Leaflet tersebut juga sebagai alat pembayaran di GT Kalimalang II. Dikatakan Aan, persiapan lain yang dilakukan Jasa Marga adalah layanan kendaraan multiguna atau disebut Komo. Rencananya dua mobil operasional Komo akan dioperasikan di jalur mudik dan jalur balik. Komo merupakan kendaraan besar yang berfungsi antara lain sebagai crane, menarik, mengangkat, menyapu, dan memadamkan api. ”Kami juga sudah memasang 54 kamera CCTV di sepanjang ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Beberapa pelayanan lainnya akan kami siapkan sejak dini, sehingga pada hari-H pelayanan berjalan dengan baik,” ujarnya. (ded) |
| < Prev | Next > |
|---|