BETTA | Berita Tol Tangerang

Wednesday
Jan 07th
  • Login
  • Sign up
    Registration
    Fields marked with an asterisk (*) are required.
    Name: *
    Username: *
    E-mail: *
    Password: *
    Verify Password: *
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Nuriman Print
Rabu, 24 September 2008 - 14:25:56 \W\I\B

ImageNuriman, dilahirkan di kota Blitar, 20 Juni 1962 dari pasangan Alm. Paijan dan Ponikem. Dia menyelesaikan sekolah dari SD, SMP, SPG di kota yang sama. Keinginan melanjutkan sekolah ke SMA diurungkannya, karena bapaknya menginginkan Nurinam masuk SPG untuk menjadi seorang guru. Demi  ingin membahagiakan orangtua akhirnya Nuriman masuk SPG.

 Pengabdian sebagai seorang guru pernah ia jalani di kampung halamannya, namun karena keinginan merantaunya tinggi, akhirnya pada tahun 1983 ia ke Jakarta dan bekerja di Perusahaan Milik Negara PN selama  lima tahun.  

Karena pailit, akhirnya perusahaan menawarkan pensiun dini kepada karyawannya, atau mutas ke Bangka Belitung. Sebagian karyawan, termasuk Nuriman mengundurkan diri dengan pertimbangan karena terlalu jauh. Nuriman memutuskan untuk pindah kerja  dan menjadi Satpam di PT Jasa Marga Cabang Jagorawi.

Ketika bekerja sebagai satpam di Jasa Marga Nuriman mendapatkan jodoh, dan menikahi gadis cantik bernama  Masiah asli betawi yang kini kini dikaruniai tiga orang buah hati; Nurhati Cahya, Sifa Nurfitria, dan Alia NursolehaJalan Satria Blok E4 No. 09 . dan tinggal dikawasan Bogor dekat Taman Mekar Sari Cileungsi tepatnya

 Menjadi pultol

Tugas sebagai Satpam digeluti selama lima tahun , tahun 1993 ia mendapatkan SK sebagai Pengumpul Tol di Cabang Jagorawi. Banyak suka duka ketika menjadi pengumpul tol (kolektor), antaranya ketika mendapat komplain dari pemakai jalan yang kebetulan seorang berpangkat, dengan masalah kurang uang kembalian, lalu melaporkan ke kantor cabang, dan membuat berita acara. Masalah tersebut dihadapinya dengan tenang, dan kepala gerbang tetap membela Nuriman, karena secara kronologis tidak bersalah.

Nuriman selalu menanamkan pada dirinya untuk selalu jujur, menurutnya kejujuran adalah modal utama untuk maju. Selama bekerja Nuriman menikmati semua pekerjaannya, tanpa beban sekalipun pekerjaan itu berat karena Nuriman mengatakan bahwa “Perusahaan tempat Ia bekerja ibarat sawah dan ladang, untuk menghasilkan panen yang baik maka kita harus memupuk dan menggarap sepenuh hati sehingga hasilnya memuaskan”. Kenyataan dari hasil kerja kerasnya telah membawa Nuriman menjadi seorang Ka Shift, Dia mengikuti test Ka Shift pada tahun 2005 tanpa hambatan berarti Nuriman lolos penyaringan dari sekian banyak orang berharap menduduki jabatan tersebut.

Kini Nuriman ditempatkan pada Cabang Jakarta Tangerang Gerbang Pondok Ranji, walaupun harus menempuh jarak puluhan kilo dari rumahnya  dengan mengendarai motor kesayangannya Nuriman selalu tepat waktu untuk datang lebih awal ke kantor. Dia telah   memprogramkan waktu perjalanannya,  menurut Nuriman  berangkat lebih awal dari rumah antisipasi apabila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan selama perjalanan menuju kantor, misalnya pecah ban dan sebagainya agar tidak terjadi keterlambatan dalam bekerja. Sebagai seorang Ka Shift, dia telah mencerminkan contoh  yang baik seperti dalam motto hidupnya bahwa “Ia ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain”.

Adapun harapan Beliau terhadap perusahaan adalah perusahaan terus meningkat  lebih maju lagi, lebih sehat lagi, dan tetap membuka jalan-jalan baru untuk meningkatkan pendapatan perusahaan lebih besar lagi,  dengan begitu perusahaan dapat memberikan kesejahteraan yang optimal kepada karyawannya dengan kenaikan gaji sesuai dengan kebutuhan kehidupan yang semakin meningkat
 
< Prev   Next >
Google Search
Google