| Nyeberang Tol, Tubuh Petani Remuk |
|
| Kamis, 05 Juli 2007 - 12:37:56 \W\I\B | |
|
Betta-online.com : Ahmad dimyati, 38, warga Kampung Cibadak, Desa Pipitan, Kecamatan Walantaka, Serang, Rabu (4/7), ditemukan tewas dipinggir jalan tol Jakarta-Merak KM 67, Desa Pipitan, Walantaka, Serang, Banten.
Saat ditemukan petugas PJR jalan tol kondisi petani ini sangat mengenaskan. Bagian tebuhnya remuk.Diduga korban tewas akibat tertabrak kendaaraan saat menyeberang. Kepala PJR Induk Serang Timur, AKP. Supardi menjelaskan penemuan mayat yang diduga korban tabrak lari ini terjadi sekitar pukul 06:00. Saat itu anggotanya tengah melakukan patroli rutin disepanjang jalan tol. “Patroli ini biasa kami lakukan untuk pengamanan jalan tol,” ujar Supardi. Saat melintas di KM 67, petugas mencurigai adanya seonggok benda yang mencurigakan tergelatak di pinggir jalan. Petugas akhirnya memutuskan memeriksa benda asing tersebut. Saat didekati ternyata benda tersebut adalah sosok mayat laki-laki dengan kondisi tubuh remuk. Diduga korban tewas akibat tertabrak saat berusaha menyeberang di jalan tol. Dari kantong celana korban ditemukan KTP atas nama korban. Setelah itu mayat langsung dilarikan ke rumah sakit umum daerah Serang. Sementara petugas lainnya menghubungi kepala Desa Pipitan untuk memberitahu kejadian tersebut. Sementara itu, kendaraan yang menabrak hingga saat ini masih dalam penyelidikan anggotanya. GUNANKAN UNDERPASS Menanggapi maraknya terjadinya kecelakaan yang menimpa penyeberang jalan, Supardi mengingatkan warga agar menggunakan underpass (jalan bawah tanah) serta jembatan penyeberang yang telah disediakan pihak PT Marga Mandala Sakti (MMS) pengelola jalan tol. “Menyeberang di Jalan tol bukan pada tempatnya merupakan pelanggaran dan sangat berbahaya,” tegas Supardi. (PoskotaOnline)
|
| Next > |
|---|